Puisi: Taksadar

Mungkin saja dirimu berpikir
Mereka itu jenius
Namun tahukah kamu
Mereka hampir lupa tidur nyenyaknya

Mungkin saja dirimu mengira
Mereka itu gembira
Namun mengertikah kamu
Mereka hampir lupa nikmatmya rasa tersenyum

Mungkin saja dirimu menduga
Mereka itu bahagia
Namun sadarkah kamu
Mereka hampir lupa rasanya dicintai

Mungkin saja dirimu menganggap
Kamulah yang paling sengsara
Namun pahamkah kamu
Mereka putus asa karna tak bisa sepertimu

Mungkin saja dirimu mengeluh
Tuhan.. kenapa Engkau tidak sayang padaku
Namun Ā maklumkah kamu
Tuhan rindu cintamu seperti cinta-Nya kepadamu.

Kaohsiung, 5 Januari 2014

About Usman Blangjruen

Dosen Teknik Mesin Politeknik Negeri Lhokseumawe
This entry was posted in Puisi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s