Terhembus Kabar Bahwa Kecelakaan Sukhoi Karena CFIT. Benar Ga Ya?

Barusan saya membaca di sebuah situs warta online yang menyebutkan bahwa kecelakaan Sukhoi diakibatkan oleh kesalahan pilot (pilot error). Berdasarkan simulasi yang dilakukan di Rusia menunjukkan adanya kemungkinan pilot mematikan Terrain Awareness and Warning System (TAWS) untuk berbicara dengan penumpang. Ada juga dugaan bahwa pilot tidak menggubris lagi peringatan TAWS karena penerbangan nyaris selalu di daerah pegunungan yang mengakibatkan TAWS berbunyi terus.

Simulasi Dari Youtube

Jika ini benar, berarti kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 mutlak diakibatkan oleh Controlled Flight Into terrain (CFIT). Kasus CFIT ini mungkin bisa mengangkat lagi nama baik pesawat Sukhoi ini. Kasus kecelakaan karena CFIT membuktikan bahwa pesawat tidak ada masalah secara teknis.

Bentar,,bentar, TAWS dan CFIT itu apa ya?. Mari kita cerita-cerita sedikit tentang kedua istilah ini.

TAWS (Terrain Awareness and Warning System) adalah sebuah sistem yang dipasang pada pesawat terbang untuk memperingatkan pilot jika hampir mendekati sebuah objek yang berbahaya, seperti gunung, daratan, bangunan, dan rintangan lainnya.

Sedangkan CFIT (Controlled Flight Into terrain) adalah kecelakaan pesawat yang tidak disengaja karena pilot tidak sadar bahwa pesawat akan menabrak sebuah objek. Dalam hal CFIT ini, pesawat secara teknis berada dalam kondisi baik dan layak terbang. Istilah CFIT tidak digunakan untuk menyatakan kecelakaan yang diakibatkan oleh kerusakan pesawat, sehingga gerakan pesawat tidak bisa dikontrol lagi.

Jadi penggunaan istilah CFIT hanya untuk kecelakaan pesawat yang menabrak  suatu objek dengan tidak disengaja, padahal pesawat dalam kondisi baik dan layak terbang.

Sebenarnya kasus kecelakaan CFIT ini tidak perlu terjadi lagi sekarang karena semua pesawat terbang generasi baru sudah dipasang TAWS,  sehingga jika pesawat sudah hampir mendekati sebuah objek berbahaya maka sistem ini akan langsung mengirimkan pesan ke kokpit.

TAWS ini menyediakan beberapa informasi kepada pilot, seperti:

  1. kondisi daratan yang sedang dan yang akan dilalui
  2. Daratan dan rintangan yang berbahaya yang akan dijumpai ke depan
  3. Menghindari tabrakan dengan tanah

Walaupun pesawat generasi baru sekarang sudah dipasangi TAWS namun CFIT tetap saja terjadi. Hal ini tergantung lagi kepada manusianya. Jika tidak menggubris semua peringatan yang diberikan oleh sistem, secanggih apapun alatnya tetap tidak berguna.

Anda bisa melihat bagaimana TAWS memberi aba-aba kepada pilot ketika pesawat mendekati daratan pada video di bawah ini:

Soal kecelakaan Sukhoi apakah karena CFIT, kegagalan mesin, atau masalah lain, kita tunggu aja hasil investigasi. Karena betapapun penyebab kecelakaan yang dikemukan di atas, itu masih merupakan simulasi. Hasil simulasi sangat mungkin berbeda dengan kejadian di lapangan.

About Usman Blangjruen

Dosen Teknik Mesin Politeknik Negeri Lhokseumawe
This entry was posted in Keteknikan. Bookmark the permalink.

3 Responses to Terhembus Kabar Bahwa Kecelakaan Sukhoi Karena CFIT. Benar Ga Ya?

  1. mameh2 says:

    Mantap panjelasannya,, Tq,,,

  2. riyadh says:

    video iklan perusahaan animasi…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s