Solar Astrophotography Short Course Di PPMI As-Salam

Hari Selasa kemarin, 17 April 2012, saya dapat kesempatan mengikuti Solar Astrophotography Short Course bersama teman-teman lain dari Jogja Astro Club (JAC). Dengan Solar Astrophotography saya dapat mengetahui cara-cara untuk memotret permukaan matahari. Acaranya di Dome observatorium Pesantren Terpadu PPMI As-Salam Surakarta, Solo Jawa Tengah.

Bagi sebagian teman JAC mungkin itu hanya pelajaran ulangan karena mereka sudah sering melakukannya. Tetapi bagi saya itu merupakan suatu hal yang baru. Acaranya dipandu oleh mas Rayhan dari HAAJ, sebuah club astronomi di Jakarta.

Dia sengaja didatangkan ke As-Salam untuk memberi materi tentang Solar Astrophotography karena di As-Salam sudah ada alat khusus untuk mengamati permukaan matahari. Nama alatnya Solar telescope, sejenis teleskop matahari yang diproduksi oleh Lunt Solar System. Untuk Jawa Tengah dan DIY hanya PPMI As-Salam yang mempunyai alat tersebut.

(Saya sedang mengintip bintik pada permukaan matahari  dengan Solar telescope)

Dengan alat tersebut kita dapat melihat bintik pada permukaan matahari (sun spot). Hasilnya pun dapat diabadikan dengan memotret. Oh ya, saya baru tahu kemarin dari Mas Rayhan bahwa hasil photo permukaan matahari harus menjalani proses digital image processing dulu baru bisa kelihatan sun spot-nya dengan jelas.

Ternyata begitu ya. Pantesan ketika saya lihat hasil photonya Mas Rayhan saya belum bisa melihat sun spot dengan jelas. Digital image processing maksudnya adalah photo diedit dulu baru kita bisa melihat dengan jelas sun spot-nya. Minimal diubah kontrasnya, kata Mas Rayhan.

Saya juga sempat memotret dengan kamera saku kesayanganku. tapi hasilya sudah pasti jelek. Tanbahan lagi ketika aku ambil photo pas sedang berawan. Tetapi ga apa-apa lah, yang penting sudah mencoba.

(Permukaan matahari yang aku potret dengan kamera saku-ku, ini belum diedit)

Dari kami JAC juga membawa alat untuk mengamati permukaan matahari. Tetapi melihatnya tidak secara langsung melainkan dengan menggunakan Sun Projection Screen (SPS). SPS ini dipasang pada teleskop sehingga kita dapat melihat parmukaan matahari yang diproyeksikan ke permukaannya.

(SPS yang dipasang ke teleskop)

Kalau untuk mengamati gerhana matahari sangat asyik dengan menggunakan alat ini. Karena kita dapat melihat proses matahari yang tertutup oleh bulan dengan tidak usah repot-repot mengintip ke eye piece.

Aman buat mata juga karena yang kita lihat hanya proyeksi permukaan matahari ke permukaan SPS. Jadi cahayanya tidak menyilaukan mata. Untuk Alat ini hanya ada di JAC, As-Salam malah ga punya.😀 . Mesti ada kurangnya ya. Ya antara CASA-JAC saling melengkapi lah. Njih Pak AR?.😀

Bentar-bentar,, Hampir lupa. CASA itu adalah Club Astronomi Santri As-Salam.

About Usman Blangjruen

Dosen Teknik Mesin Politeknik Negeri Lhokseumawe
This entry was posted in Ilmu Falak. Bookmark the permalink.

2 Responses to Solar Astrophotography Short Course Di PPMI As-Salam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s