Tentang Arah Kiblat Di Taiwan

Saya baru dua minggu ini berada di Taiwan, tepatnya di Kota Kaohsiung. Kota ini terletak di pulau Taiwan sebelah selatan. Koordinat geografis kota ini adalah 120º 19′ 34″ BT dan 22º 38′ 49″ LU. Letak kota ini tepat di sebalah utara Indonesia bagian tengah. Maka waktunya pun sama dengan waktu Indonesia bagian tengah (WITA), yaitu UT+8.

Arah qiblat kota Kaohsiung sebesar 286,8º (Utara-Timur-Selatan-Barat). Artinya ketika kita shalat posisi badan menghadap ke barat tapi agak miring ke kanan sebesar 16,8º.

Beberapa teman masih belum menerima posisi arah qiblat ini, karena mereka melihat di peta bahwa letak Mekkah berada di bawah garis lintang Taiwan. Jelas itu, mengingat lintang Mekkah adalah 21º LU sedangkan Lintang Taiwan berada di atas 22º LU.  Maka posisi Mekkah akan terlihat di bawah Taiwan pada peta dunia. Karena argumen inilah teman-teman ketika shalat mengahadap ke barat dan condong ke kiri.

Kesalahan persepsi ini saya rasa wajar-wajar saja karena memang teman-teman kita itu bukan dari latarbelakang geografi. Mereka semua dari ilmu teknik mesin. Cuma saya yang mempunyai sedikit keahlian di ilmu falak sudah mencoba untuk menjelaskan, walaupun masih belum bisa diterima oleh mereka.

Mungkin melalui tulisan ini saya bisa memberikan pencerahan kepada teman-teman pembaca tentang pengetahuan arah kiblat. Agar tidak terjebak dengan pola pikir seperti itu.

Arah Kiblat

Yang dikatakan dengan arah kiblat adalah arah mata angin yang menuju ke Kakbah. Arah yang dimaksud di sini adalah arah dengan jarak terdekat ke Kakbah. Bukan sebaliknya , yaitu arah yang jauh.

Misalnya kalau kita berada di Jogjakarta maka arah Cilacap adalah ke barat, jadi bukan sebaliknya yaitu ke Timur. Walaupun jika kita naik peasawat dari Jogjakarta dan menuju ke Timur juga akan sampai ke Cilacap. Tapi itu tentu sangat jauh, sehingga itu bukan arah.

Sekarang kita kembali lagi ke masalah arah kiblat di Taiwan. Lintasan arah kiblat Taiwan akan terlihat melengkung ke atas jika kita melihat pada Google Earth dengan posisi Utara bola bumi kita tempatkan tepat di atas seperti pada gambar 1. Garis arah kiblat ini terlihat lengkung karena pengaruh pandangan menyamping terhadap sebuah garis pada permukaan bola. Sebenarnya garis putih itu adalah sebuah garis lurus yang menghubungkan antara Taiwan dan Kakbah dengan jarak terdekat (arah). Sehingga garis putih itu lah yang merupakan arah qiblat.

Kiblat-Taiwan(Gambar 1. Arah Kiblat Kota Kaohsiung, Taiwan. Pandangan menyamping. Sumber: Google Earth)

Garis putih arah kiblat itu akan terlihat lurus jika kita melihat tepat dari atas (tidak menyamping) dengan cara memiringkan bola bumi seperti gambar 2 di bawah. Sedangkan garis lintang akan terllihat melengkung. Garis putih itulah yang merupakan arah kiblat untuk kota Kaohsiung Taiwan. Sehingga kita sekarang memahami kenapa arah kiblat kaohsiung harus miring ke kanan sebesar 16,8º dari arah barat. Bukan malah miring ke kiri yang justru akan mengarah ke Somalia.

Arah-kiblat-Taiwan2(gambar 2. Arah Kiblat kota Kaohsiung Taiwan. Pandangan Atas. Sumber: Google Earth)

Menurut pengamatan saya. Kekeliruan teman-teman di Taiwan tentang arah kiblat terjadi karena berpatokan pada garis lintang, Karena lintang Mekkah lebih kecil dari lintang Taiwan dan berada di sebalah barat Taiwan, maka kita harus miring ke kiri sedikit dari titik barat agar supaya tepat ke arah kiblat.

Tentu ini adalah pemahaman yang keliru. Pemahaman seperti ini hanya bisa diterapkan untuk segitiga datar. Sementara bumi berbentuk bola, maka prinsip segitiga bola (spherical trigonometry) lah yang harus diterapkan. Cuma sayang, konsep segitiga bola ini tidak begitu populer di dunia pendidikan. Hanya penggiat-penggiat Astronomi atau Ilmu Falak yang harus mempelajari konsep segitiga ini.

Peta yang kita jumpai sehari-hari merupakan hasil proyeksi permukaan bola bumi ke bidang datar. Untuk jarak hanya akurat di sepanjang garis khatulistiwa. Sedangkan di atas dan di bawah garis khatulistiwa jaraknya sudah melenceng, karena ukuran lingkaran bola bumi di atas dan di bawah garis khatulistiwa mulai mengecil. Sedangkan di peta dua dimensi jaraknya dibuat sama.

Jadi tidak boleh menentukan arah sesuatu tempat dengan cara mengikuti garis lintang dan bujur di peta datar. Karena jika mengikuti kesejajaran alur garis lintang dan bujur di peta maka sesungguhnya akan melengkung pada kondisi sebenarnya di lapangan. Sehingga justru akan semakin jauh, sehingga itu bukan arah.

Peta arah kiblat untuk seluruh dunia dapat dilihat pada gambar di bawah. Angka merah di tepi atas dan bawah peta menyatakan nilai azimut arah kiblat. Jadi untuk menentukan arah kiblat sebuah daerah, tinggal lihat saja arsiran warna apa yang menutupi daerah tersebut. Setelah itu lihat ke pinggir atas atau bawah untuk warna yang bersangkutan berhenti di nilai berapa, maka nilai itu adalah azimut arah kiblat untuk daerah yang bersangkutan.

Peta-Kiblat-Acurate-Time(Gambar 3. Peta arah kiblat untuk seluruh dunia. Sumber: Accurate Times)

Di sisi lain, saya belum menanyakan ke Imam besar Masjid Kaohsiung perihal pengukuran arah kiblat pada awal pembangunan mesjid tersebut dulunya. Hal yang sangat penting adalah metode yang digunakan untuk mengukur arah kiblatnya. Karena saya coba cek dengan bantuan Google Earth dan Qibla Locator arahnya juga tidak tepat ke arah kiblat. Mesjid tersebut melenceng ke kiri sangat jauh.

Kiblat-masjid-Kaohsiung-Tai(gambar 4. Pelencengan arah kiblat Mesjid Kaohsiung Taiwan. Garis putih adalah arah kiblat. Sumber: Google Earth)

Kiblat-masjid-Kaohsiung-Tai(gambar 5. Pelencengan arah kiblat Mesjid Kaohsiung Taiwan. Garis merah adalah arah kiblat. Sumber: www.qiblalocator.com)

Dari hasil ulasan di atas terbukti sudah bahwa Ilmu Falak yang merupakan warisan Islam sudah sangat jauh ditinggalkan oleh umat ini. Praktisi Ilmu Falak sangat sulit dijumpai walaupun di negara maju sekalipun. Padahal sebagian besar ibadah dalam Islam sangat tergantung pada waktu dan arah, dan semuanya itu bisa diketahui hanya dengan menguasai Ilmu Falak.

MENGETAHUI ARAH KIBLAT ITU TIDAK SULIT

Qibla Locator

Sebenarnya kekeliruan arah kiblat ini tidak perlu terjadi di era teknologi informasi seperti ini, di mana arah kiblat sudah sangat mudah untuk diketahui dengan hanya mengakses perangkat lunak gratis di internet. Seperti Qibla Locator misalnya, dengan perangkat lunak ini kita bisa langsung mengetahui arah kiblat dengan cara memasukkan nama kota yang ingin diketahui arah qiblatnya.

Arah-Kiblat-Taiwan3(Gambar 6. Arah Kiblat Kaohsiung Taiwan dengan menggunakan Qibla Locator. Terlihat arah kiblat miring ke kanan dari titik barat. Sumber: www.qiblalocator.com)

Accurate Time

Perangkat lunak accurate time juga sangat populer di kalangan penggiat Ilmu Falak, dan bisa didownload gratis di www.icoproject.org. Setelah lokasinya diset menjadi kota Kaohsiung maka kita langsung dapat mengetahui arah kiblatnya, dan juga waktu shalat.

Arah-kiblat-Taiwan5(Gambar 7. Arah kiblat Kaohsiung Taiwan dengan Accurate Times. dari titik barat miring ke kanan)

 Google Earth

Google earth juga merupakan perangkat lunak yang sangat mumpuni untuk mengetahui arah kiblat. Caranya sangat mudah, dengan hanya mengunakan menu “ruler”. Klik menu Tools dan pilih ruler. Setelah itu klik saja di atas gedung tempat anda tinggal sebagai titik pertama dan titik keduanya adalah di atas Kakbah, maka anda akan melihat arah kiblat relatif terhadap gedung di mana anda tinggal.

Sebagai contoh di bawah ini saya cantumkan arah kiblat relatif terhadap gedung asrama National Kaohsiung University of Applied Sciences, Taiwan. Tempat di mana saya tinggal sekarang.

Arah-Kiblat-Taiwan4(Gambar 8. Arah Kiblat relatif terhadap gedung Asrama National Kaohsiung University of Applied Sciences, Taiwan. Sumber: Google Earth)

Mengetahui arah kiblat relatif terhadap gedung sangat membantu dalam menentukan kemana arah kiblat dalam gedung tersebut, sehingga kita bisa mengatur arah sajadah relatif terhadap ubin lantai gedung, seperti yang saya lakukan pada gambar di bawah ini.

Arah-kiblat-Taiwan6(gambar 9. Peletakan sajadah mengarah ke arah kiblat relatif terhadap gedung, Arah gedung mengarah ke titik barat)

Di samping itu masih banyak perangkat lunak yang lain yang dapat kita gunakan untuk menentukan arah kiblat, dan juga bisa langsung di install ke hp sehingga penggunaannya pun lebih praktis lagi.

Semoga bermanfaat, Salam astronomi buat semuanya……. :-)

About these ads

About Usman Blangjruen

Dosen Teknik Mesin Politeknik Negeri Lhokseumawe
This entry was posted in Ilmu Falak. Bookmark the permalink.

One Response to Tentang Arah Kiblat Di Taiwan

  1. Goood setuju, kalau sudah ditulis begini ada rujukan ok….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s